"Anggaran sebesar Rp 10 miliar ini kami gunakan untuk penanganan tujuh titik kawasan longsor di jalur utama Tegal-Brebes-Purwokerto," kata petugas Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional Wilayah I Jawa Tengah Edi Sutarno.
Kondisi ruas jalan di jalur utama Tegal-Brebes hingga Purwokerto hampir 60 persen rusak sehingga rawan menimbulkan kecelakaan dan kemacetan arus lalu lintas kendaraan.
Fondasi jalan itu saat ini dalam kondisi struktur tanah yang labil dan cepat rusak jika diguyur hujan deras.
"Selain itu, kendaraan berat yang melintas di jalur utama ini juga memicu kerusakan jalan di jalur utama tersebut," katanya.
Kawasan tanah longsor di sepanjang jalur utama Tegal-Brebes yaitu tanjakan dan tikungan Ciregol, Kecamatan Tonjong, serta di sekitar jembatan Kali Keruh.
"Kedua daerah tersebut sudah dua kali longsor dan kini kondisinya juga cukup berbahaya bagi pengemudi kendaraan yang melintas di daerah itu," katanya.
Pengajuan dana sebesar Rp 10 miliar itu sudah disampaikan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan diharapkan segera teralisasi sebelum jalur selatan penghubung Tegal-Brebes-Purwokerto ini putus total.

0 komentar:
Post a Comment